Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Sabtu, 16 Mei 2015

Cara Membuat Kalkulator di Delphi 7


Listing Program












Logika Program
Pertama-tama langkah yang harus dilakukan untuk membuat program Kalkulator di Delphi 7 yaitu mendesain form dengan menggunakan tombol edit, button, dan panel, lalu ubah captionnya seperti gambar dibawah ini. Kemudian ubah juga nama formnya menjadi Kalkulator.


Lalu pada Edit1 ubah ReadOnly menjadi True agar Edit1 tidak berupa inputan dari keyboard.
Kemudian double click pada button 1, lalu ketik kodingan berikut ini :
begin
Edit1.Text:=Edit1.Text+'1';
end;
Maksud dari kodingan diatas yaitu setiap mengklik button1, program akan menyimpan angka 1 tersebut berupa text dan akan ditampilkan pada Edit1 yang berfungsi sebagai layar kalkulator.
Begitu juga selanjutnya double click pada button 2 s.d. 0 dan . (titik) ketik kodingan seperti diatas, hanya diubah dalam kutipnya saja misalkan Edit1.Text:=Edit1.Text+'2'; untuk button 2 , dan seterusnya untuk button berikutnya.
Kemudian double click pada button C, lalu ketik kodingan berikut ini :
begin
Edit1.Text:='';
end;
Maksud dari kodingan diatas bahwa jika kita mengklik button C, program akan menghapus hasil inputan kita pada Edit1, jadi layar kalkulatornya akan kosong.
Kemudian tambahkan kodingan berikut ini dibagian var :
var
  Form1: TForm1;
  a,b,c : real;
  tambah,kurang,kali,bagi : integer;
Maksud kodingan diatas adalah untuk mendeklarasikan variabel a,b,c dengan tipe data real dan variabel tambah,kurang,kali,bagi dengan tipe data integer yang nantinya akan digunakan pada kodingan berikutnya.
Kemudian double click pada button +, lalu ketik kodingan berikut ini :
begin
a:=StrToFloat(Edit1.Text);
tambah:=1;
Edit1.Text:='';
end;
Maksud kodingan diatas yaitu StrToFloat(Edit1.Text); berfungsi untuk mengubah tipe data string dari data Edit1 menjadi tipe data float (real), yang nantinya akan disimpan dalam variabel a.
Begitu juga selanjutnya double click pada button -,*,dan/ ketik kodingan seperti diatas, hanya diubah dibagian tambah:=1; menjadi kurang:=1; pada button - , dan seterusnya untuk button berikutnya.
Kemudian double click pada button =, lalu ketik kodingan berikut ini :
begin
b:=StrToFloat(Edit1.Text);
if (tambah > 0) then
begin
  c:=a+b;
  Edit1.Text:=FloatToStr(c);
  a:=0;
  b:=0;
  tambah:=0;
end;
Maksud kodingan diatas yaitu StrToFloat(Edit1.Text); berfungsi untuk mengubah tipe data string dari data Edit1 menjadi tipe data float (real), yang nantinya akan disimpan dalam variabel b. Kemudian pada program ini menggunakan perulangan if dimana akan berjalan jika variabel tambah pada kodingan sebelumnya > 0. Lalu jika tambah > 0, program memproses ke tahap c:=a+b;maksudnya adalah variabel c akan menyimpan hasil penjumlahan antara variabel a dengan b, dan akan diubah dari tipe data float (real) menjadi string kembali yang nantinya akan ditampikan di Edit1 atau pada layar kalkulator tersebut.
if (kurang > 0) then
begin
  c:=a-b;
  Edit1.Text:=FloatToStr(c);
  a:=0;
  b:=0;
  kurang:=0;
end;
Maksud kodingan diatas yaitu StrToFloat(Edit1.Text); berfungsi untuk mengubah tipe data string dari data Edit1 menjadi tipe data float (real), yang nantinya akan disimpan dalam variabel b. Kemudian pada program ini menggunakan perulangan if dimana akan berjalan jika variabel kurang pada kodingan sebelumnya > 0. Lalu jika kurang > 0, program memproses ke tahap c:=a-b;maksudnya adalah variabel c akan menyimpan hasil pengurangan antara variabel a dengan b, dan akan diubah dari tipe data float (real) menjadi string kembali yang nantinya akan ditampikan di Edit1 atau pada layar kalkulator tersebut.
if (kali > 0) then
begin
  c:=a*b;
  Edit1.Text:=FloatToStr(c);
  a:=0;
  b:=0;
  kali:=0;
end;
Maksud kodingan diatas yaitu StrToFloat(Edit1.Text); berfungsi untuk mengubah tipe data string dari data Edit1 menjadi tipe data float (real), yang nantinya akan disimpan dalam variabel b. Kemudian pada program ini menggunakan perulangan if dimana akan berjalan jika variabel kali pada kodingan sebelumnya > 0. Lalu jika kali > 0, program memproses ke tahap c:=a*b;maksudnya adalah variabel c akan menyimpan hasil perkalian antara variabel a dengan b, dan akan diubah dari tipe data float (real) menjadi string kembali yang nantinya akan ditampikan di Edit1 atau pada layar kalkulator tersebut.
if (bagi > 0) then
begin
  c:=a/b;
  Edit1.Text:=FloatToStr(c);
  a:=0;
  b:=0;
  bagi:=0;
end;
end;
end.
Maksud kodingan diatas yaitu StrToFloat(Edit1.Text); berfungsi untuk mengubah tipe data string dari data Edit1 menjadi tipe data float (real), yang nantinya akan disimpan dalam variabel b. Kemudian pada program ini menggunakan perulangan if dimana akan berjalan jika variabel bagi pada kodingan sebelumnya > 0. Lalu jika bagi > 0, program memproses ke tahap c:=a/b;maksudnya adalah variabel c akan menyimpan hasil pembagian antara variabel a dengan b, dan akan diubah dari tipe data float (real) menjadi string kembali yang nantinya akan ditampikan di Edit1 atau pada layar kalkulator tersebut.

Output Program
Jika kita mengklik 5.9 x 3 maka outputnya adalah 17.7 








 

Minggu, 10 Mei 2015

Manusia dan Keadilan


Negara ini membutuhkan keadilan untuk bisa menata kembali kehidupan bernegaranya. Dalam berbagai tayangan di televisi dapat kita lihat bahwa betapa tidak ada jaminan kepastian akan hukum dan keadilan dalam berbagi ruang di negara kita, contoh kasus yang begitu menarik kita adalah masalah penahanan mantan Kabareskrim Susno Duadji, terkait kasus arwana yang sebenarnya belum jelas dan tidak perlu untuk dilakukan penahanan.


A.      Keadilan
Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah  pengakuan dan perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban.
Macam-macam keadilan :
1.        Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Than man behind the gun).

2.        Keadilan Distributive
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally).

3.        Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam rnasyarakat Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

B.       Kejujuran
Kejujuran bersangkut erat dengan masalah nurani. Menurut.Alamsyah dalam bukunya Budi Nurani filsafat berfikir, yang disebut nurani adalah sebuah wadah yang ada dalam perasaan manusia. Wadah ini menyimpan suatu getaran kejujuran. ketulusan dalam meneropong kebenaran lokal maupun kebenaran Iliahi. (M.Alanisyah.1986:83). Nurani yang diperkembangkan dapat menjadi budi nurani yang merupakan wadah yang menyimpan keyakinan. Jadi getaran kejujuran ataupun ketulusan dapat ditingkatkan menjadi suatu keyakinan, dan atas diri keyakinannya maka seseorang diketahui kepribadiannya. Orang yang memiliki ketulusan tinggi akan memiliki keyakinan yang matang. sebabnya orang yang hatinya tidak bersih dan mau berpikir curang. memiliki keprihadian yang buruk dan rendah dan sering tidak yakin pada dirinya. Karena apa yang ada dalam nuraninya banyak dipengaruhi oleh pemikirannya yang kadang-kadang justru bertentangan.

C.      Kekurangan
Kekurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar,. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya, atau orang itu memang dari hatinya sudah berbuat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha.
Beberapa faktor yang menimbulkan kecurangan, antara lain :
·           Faktor Ekonomi
Setiap orang berhak hidup layak dan membahagiakan dirinya. Terkadang untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai makhluk lemah, tempat salah dan dosa. Sangat rentan sekali dengan hal-hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan fikirkan.

·           Faktor Peradaban dan Kebudayaan
Peradaban dan kebudayaan sangat mempengaruhi mentalitas individu yaqng terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang hal ini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang menumbuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani, hamper pada setiap individu di dalamnya sehingga sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakkan keadilan.

·           Faktor Teknis
Hal ini juga menentukan arah kebijakan, bahkan keadilan itu sendiri, terkadang untuk bersikap adil kitapun mengedapankan aspek perasaan dan kekeluargaan, sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan, atau bahkan mempertahankan kita sendiri harus melukai perasaan orang lain.

D.      Pemulihan Nama Baik
Dengan melaksanakan apa yang dianggap baik berarti pula menjaga nama baik dirinya sendiri, yang berarti menjaga nama baik keluarga. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan.
Atau boleh dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu, antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pnbadi, cara menghadapi orang, perbuatan-perbuatan yang dihalalkan agama dan lain sebagainya.

E.       Pembalasan
Pembalasan adalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat pembalasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk moral dan makhluk sosial. Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu.

F.       Dampak Yang Terjadi Pada Masyarakat
Dampak positif dari keadilan itu sendiri dapat menghasilkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi, karena ketika seseorang mendapat perlakuan yang tidak adil maka orang tersebut akan mencoba untuk bertanya atau melalukan perlawanan “protes” dengan caranya sendiri. Dan dengan cara itulah yang dapat menghasilkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi seperti demonstrasi, melukis, menulis dalam bentuk apapun.
Sedangkan dampak negatif nya seperti protes oleh pihak yang kalah dengan menggunakan kekerasan, arogan seperti pengrusakan fasilitas umum, bahkan memicu terjadinya tawuran karena adanya rasa dendam.

Sumber :