Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Jumat, 11 November 2016

UI-Pattern


Disini saya akan mecoba menerjemahkan 3 jenis desain pattern dari website http://ui-patterns.com/, berikut merupakan penjelasannya :

1.        Thumbnail
·         Permasalahan
Kebutuhan user untuk mendapatkan gambaran dari beberapa gambar tanpa harus men-download setiap gambar dalam ukuran penuh.

·         Contoh

·         Pemakaian
ü  Digunakan apabila kita memiliki koleksi gambar yang ingin kita perlihatkan ke user.
ü  Digunakan apabila men-download versi ukuran penuh dari semua gambar yang ingin kita perlihatkan ke user akan memakan banyak bandwidth, tetapi juga akan memakan waktu lama bagi user untuk men-download.
ü  Digunakan apabila kita ingin mengizinkan user untuk menelusuri koleksi gambar dengan cepat.
ü  Digunakan apabila kita ingin memberikan user kesan dari suatu gambar, film atau halaman sebelum memutuskan untuk men-download aslinya.

·         Solusi
ü  Sebuah thumbnail adalah versi miniatur dari gambar yang lebih besar. Thumbnail bisa mengilustrasikan grafis apapun seperti : gambar, film atau bahkan screenshot dari sebuah halaman web.
ü  Dimensi (lebar dan tinggi) dari beberapa thumbnail muncul berdampingan satu sama lain adalah sama persis. Untuk menjaga proporsi yang sama dalam gambar thumbnail seperti yang ditemukan di gambar aslinya, baik mengubah ukuran dan memotong gambar adalah bagian dari proses manipulasi gambar.
ü  Ukuran umum thumbnail :

·         Manfaat
Menggunakan thumbnail menyediakan user untuk melihat gambaran dari beberapa gambar atau film di dalam satu halaman web. Selanjutnya, thumbnail menghemat bandwidth karena user tidak harus mengklik semua gambar untuk menemukan apa yang kita cari, tetapi dapat dikendalikan oleh preview yang disediakan oleh thumbnail.

2.        Drag and Drop
·         Permasalahan
Kebutuhan user untuk melakukan operasi pada satu atau lebih objek dengan memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain.

·         Contoh
Pada gambar diatas kita akan membuat sebuah perangko dengan cara menarik dan meletakkan gambar yang kita inginkan ke lokasi tersebut dengan extensi PNG, JPG atau GIF.

·         Pemakaian
ü  Digunakan apabila kita ingin membiarkan user untuk melakukan tugas-tugas yang lebih kompleks melalui manipulasi langsung dengan pendekatan (WYSIWYG ).
ü  Digunakan apabila kita ingin menghindari paksaan user untuk pergi ke halaman lain untuk menata kembali tata letak.

·         Solusi
Membiarkan user memilih dan mengatur ulang konten dengan cara menariknya ke layar.

·         Manfaat
Secara naluriah, banyak user yang mencoba menarik dan meletakkan benda-benda di user interface. Hal ini dilihat sebagai salah satu cara yang paling efektif untuk mengatur ulang item dalam daftar, memindahkan objek dari satu tempat ke tempat yang lain, atau bahkan meng-upload file.

·         Diskusi
Drag dan Drop tidak sepenuhnya dapat diakses, kita mungkin ingin mempertimbangkan cara-cara alternatif lain untuk menata ulang modul konten kita.

3.        Table Filter
·         Permasalahan
Kebutuhan user untuk menyaring kategori data yang ditampilkan di dalam tabel dengan kolom.

·         Contoh

·         Pemakaian
ü  Digunakan apabila kita memiliki hasil data set yang sangat besar untuk ditampilkan dalam satu halaman.
ü  Digunakan apabila satu atau lebih kolom tabel dapat diringkas dengan mudah ke dalam kategori untuk difilter.

·         Solusi
Memberikan masukan dropdown yang menyajikan kategori dimana user dapat menyaring data set. Setelah user memilih kategori dan klik "Filter" hanya baris yang termasuk ke dalam kategori yang dipilih yang akan ditampilkan.
Secara opsional beberapa filter dapat ditambahkan. Jika solusi ini dipilih, kita harus memperbarui kategori setiap kotak dropdown ketika satu kategori dipilih.

·         Manfaat
Menambahkan filter untuk tabel kita memungkinkan user mengurangi jumlah item yang ditampilkan. Filter membantu mempersempit hasil pencarian, membiarkan user menemukan hasil yang lebih akurat.


Sumber :







Slogan RINSO



Apa anda pernah mendengar iklan di tv yang mengatakan "Berani Kotor itu Baik"? Saya yakin anda sudah pasti melihat dan mendengar karena itu adalah iklan produk RINSO yang merupakan salah satu produk deterjen yang populer. Iklan ini pasti akan menimbulkan kontroversi karena apa yang dikatakan sangat bertentangan dengan kebiasaan kita yang selalu mengutamakan kebersihan dan keindahan, namun karena slogan itulah sebagai pembeda dengan produk deterjen lain dan dapat menarik perhatian kita. Maksud dari kata "Berani Kotor itu Baik" pada produk RINSO yaitu kotoran yang biasa dihindari adalah sesuatu hal yang tidak perlu ditakuti karena dapat ditanggulangi dengan RINSO yang bisa membersihkan baju yang kotor.
Tetapi di kehidupan sehari-hari kata “Berani Kotor itu Baik” itu sama juga dengan mengatakan bahwa berani melakukan kesalahan itu baik. Pada saat kita melakukan hal yang baru, kita pasti akan melakukan kesalahan baik itu sedikit maupun banyak. Tetapi dari kesalahan yang kita buat kita harus mengambil hikmah dan memperbaiki kesalahan tersebut serta tidak akan pernah melakukan kesalahan yang sama pada kesempatan berikutnya. Tidak ada kata gagal yang ada hanya kata berhasil atau belajar. Jadi kita tidak perlu takut akan kesalahan akan tetapi kesalahan tersebut harus diperbaiki agar kita menjadi orang yang jauh lebih baik dari kemarin.

Sejarah dan Perkembangan Logo Telkom


Siapa sih yang tidak kenal dengan Telkom ? Telkom merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, sebelum dikenalnya logo seperti sekarang ini logo Telkom banyak mengalami perubahan. Mengapa perlu mengganti logonya ? Salah satu alasannya yaitu untuk menandakan adanya perubahan strategi atau semangat baru perusahaan. Artikel kali ini akan membahas sejarah dan perkembangan logo Telkom dari pertama kali muncul hingga sekarang tahun 2016. Secara keseluruhan Telkom sudah mengganti logo sebanyak 6 kali, perkembangan logonya pun mengalami perubahan yang drastis, berikut merupakan penjelasan lebih lanjut dari sejarah dan perkembangan logo Telkom.
Pada tanggal 23 Oktober 1956 ditetapkan sebagai hari lahir Telkom Indonesia yang merupakan dimulainya pengoperasian layanan jasa telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan Bogor (Buitenzorg).
Sejak Indonesia merdeka, perusahaan telekomunikasi ini kemudian dikelola oleh negara. Pada tahun 1961 status jawatan diubah menjadi  Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel) dengan menggunakan logo berbentuk lingkaran yang ditengahnya terdapat gambar bola dunia dan ikon burung merpati.

Logo Telkom Pos 1956–1974

Pada tahun 1965 PN Postel kemudian dipecah menjadi dua, yakni menjadi PN Pos dan Giro dan satunya menjadi PN Telekomunikasi. Dari PN Komunikasi, pada tahun 1974 perusahaan ini berubah  menjadi  Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) dengan menggunakan logo yang baru berbentuk kotak dengan gambar bola dunia di tengahnya.

Logo Telkom PERUMTEL 1974-1991

Penggunaan logo Perumtel terrmasuk cukup lama, yakni sejak tahun 1974 hingga 1991 saat Perumtel berakhir dengan berubah bentuk menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia. Perubahan bentuk perusahaan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991. Sejak tanggal 23 Oktober 1991 penggunaan logo Telkom yang baru diberlakukan.

Logo Telkom (23 Oktober 1991-23 Oktober 2001)

Masih dengan menggunakan bentuk logo yang sama, pada hari ulang tahun Telkom tanggal 23 Oktober 2001, logo PT Telkom ditambah dengan tulisan Indonesia di bawah tulisan Telkom.

Logo Telkom (23 Oktober 2001-23 Oktober 2009)

Tulisan INDONESIA tersebut menggunakan huruf Futura Bold Italic, yang menggambarkan kedudukan perusahaan TELKOM sebagai Pandu Bendera Telekomunikasi Indonesia (Indonesian Telecommunication Flag Carrier). Logo ini digunakan hingga tahun 2009 lalu saat Telkom meluncurkan “New Telkom” (“Telkom baru”) yang ditandai dengan penggantian identitas perusahaan.

Logo Telkom (23 Oktober 2009-16 Agustus 2013)

Logo baru TELKOM memiliki bentuk yang lebih moderen, kaya akan warna dengan menghadirkan simbol berupa telapak tangan yang menggenggam bola dunia. Logo baru ini merupakan cerminan dari brand value baru yang selanjutnya disebut dengan “Life in Touch” dan diperkuat dengan tag line baru pengganti “committed 2U” yakni “the world is in your hand”.

Logo Telkom (16 Agustus 2013-sekarang)

Pada tanggal 17 Agustus 2013, Telkom kembali meluncurkan wajah logo baru untuk perusahaannya. Dengan mengambil semangat HUT RI ke-68, Telkom memperkenalkan penampilan baru logo Telkom yang mencerminkan komitment Telkom untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.
Penampilan logo baru tersebut mencakup perubahan logo secara menyeluruh dan terintegrasi dengan empat aspek dasar perusahaan, yaitu transformasi bisnis, infrastruktur, sistem dan model operasi serta sumber daya manusia.


Sumber :